Pelantikan IPRAHUMAS: Pranata Humas Garda Terdepan Bangun Kepercayaan Publik
Superadmin
26 Agustus 2025
401
Jakarta (Iprahumas)---Komunikasi publik bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi membangun kepercayaan. Pesan tersebut ditegaskan Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital, Fifi Aleyda Yahya, saat memberikan sambutan dalam Pelantikan Pengurus Ikatan Pranata Humas Pemerintah Indonesia (Iprahumas).
Menurut Dirjen Fifi, pranata humas adalah garda terdepan komunikasi pemerintah, yang bertugas menerjemahkan program prioritas menjadi narasi publik yang mudah dipahami dan menyentuh masyarakat.
“Syukur ini harus diwujudkan dalam kerja nyata. Tugas humas bukan hanya menyampaikan angka atau jargon, tapi menghadirkan rasa, kedekatan, dan cerita yang menyentuh kehidupan sehari-hari. Di situlah kepercayaan publik dibangun,” ungkapnya di Jakarta, Senin (25/8/2025).
Ia juga menekankan bahwa Iprahumas memiliki tanggung jawab strategis untuk memperkuat komunikasi pemerintah yang berorientasi pada dampak nyata. Setiap pranata humas, baik di pusat maupun daerah, harus memahami substansi program agar dapat menyampaikannya dengan benar.
“Kalau tidak paham substansi, bagaimana bisa menyampaikan kepada masyarakat? Dengan riset yang baik, koordinasi dengan kementerian atau lembaga terkait, saya yakin program pemerintah akan lebih mudah dipahami dan diterima masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dirjen Fifi menegaskan bahwa peran humas adalah memastikan kebijakan tidak berhenti sebagai dokumen di atas kertas. Melalui komunikasi publik yang efektif, kebijakan harus menjadi cerita nyata yang membangkitkan optimisme.
“Pranata humas harus menjadikan program prioritas hidup, jadi narasi yang sampai ke telinga dan hati masyarakat,” ujarnya.
Dirjen Fifi juga mendorong pengurus baru Iprahumas untuk memanfaatkan semua kanal komunikasi, baik konvensional maupun digital. Media sosial, media massa, hingga komunikasi tatap muka harus digunakan secara komprehensif untuk memastikan pesan pemerintah tersampaikan secara akurat dan tepat sasaran.
Selain itu, Iprahumas diharapkan menjadi ruang belajar bersama bagi pranata humas di seluruh Indonesia. Menurutnya, tidak ada kata selesai dalam belajar, terutama terkait isu-isu baru yang memerlukan riset dan pemahaman mendalam terhadap audiens.
“Ke depan, saya membayangkan Iprahumas bukan hanya wadah profesi, tetapi motor penggerak yang menginspirasi cara baru berkomunikasi dalam pemerintahan. Komunikasi yang lebih terbuka, partisipatif, dan memberdayakan masyarakat,” katanya menutup sambutan.
Dengan kepengurusan baru ini, Dirjen Fifi optimistis Iprahumas semakin relevan, solid, dan berdampak nyata sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun komunikasi publik di Indonesia.
(Dewi Indah Ayu D)
Berita Lainnya
PIM Muara Baru: Pasar Ikan Kekinian, Usung Konsep Bersih Dan Higienis
3318
13 Maret 2019
LAGI, IPRAHUMAS GELAR WORKSHOP FROM HOME
2241
19 Oktober 2020