IPRAHUMAS Cabang Provinsi Jawa Timur Dikukuhkan

IPRAHUMAS Cabang Provinsi Jawa Timur Dikukuhkan

Jakarta, Iprahumas - Ikatan Pranata Humas (Iprahumas) Provinsi Jawa Timur hari ini Selasa, (18/8) dikukuhkan. Humas memegang peranan penting dan strategis dalam penyebarluasan informasi Pemerintah. Menjadi humas harus adaptif terhadap pemanfaatan teknologi informasi yang terus berkembang untuk kepentingan penyebaran informasi yang benar dan menangkal informasi yang tidak benar. Pada Sambutannya, Benny Sampirwanto Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur mengatakan, Pranata humas sebagai salah satu jabatan fungsional Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan pelayanan informasi dan kehumasan, baik informasi berskala nasional maupun daerah/lokal.

 

Benny menambahkan, di tengah derasnya informasi pada era digital 4.0 dan pandemi seperti saat ini, Pranata Humas memiliki peran yang lebih strategis. Sebagai bagian elemen masyarakat yang bertugas di bidang pelayanan informasi dan kehumasan, Pranata Humas harus siap mendiseminasikan informasi positif memerangi hoaks di tengah krisis menghadapi penyebaran Covid-19 (virus corona). "Saat ini informasi dan komunikasi sangat cepat penyebaran maupun perkembangannya. Tugas kehumasan juga harus merespon dengan cepat. Maka itu kemampuannya harus terus dan cepat ditingkatkan," ujarnya. Pranata Humas lanjut Benny, harus menjadi pelayan dan agen informasi dan kehumasan.

 

Jika peran ini benar, maka hoaks tidak terjadi. Kalaupun terjadi bisa diluruskan. Pranata Humas harus mengambil peran di tengah masyarakat dalam mencegah penyebarluasan berita hoaks khususnya terkait virus Covid-19 atau Corona, karena banyak terjadi disinformasi dan penyebaran hoaks di masyarakat. Hoaks memperkeruh suasana dan membuat keresahan dan kekhawatiran di tengah masyarakat. Pada kesempatan yang sama Plt Ketua Umum Iprahumas Pusat Meylani Siahaan berpesan, dalam berorganisasi tentu akan ada banyak riak dan dinamika. Perbedaan cara berpikir dan bekerja akan terasa. "Tapi saya percaya kalau semua didasari oleh sebuah visi yg sama yaitu memajukan profesi kita Pranata Humas, dinamika ini akan mengasah kita secara pribadi maupun kolektif sebagai organisasi," tegasnya. Menurutnya, peran pranata humas sekarang sudah terasa sangat signifikan dalam menjaga citra pemerintah juga dalam menjangkau masyarakat.

 

Pranata Humas dituntut untuk memiliki kompetensi yang lebih dari biasa saja karena perkembangan teknologi komunikasi juga berkembang dgn pesat. "Dalam butir-butir kegiatan yang baru nantinya akan terlihat bahwa Pranata Humas harus menguasai banyak hal, lebih kreatif, dan mindset yg terfokus pada publik, dan menantikan terobosan dari Jawa Timur yang akan menjadi inspirasi bagi Pranata Humas lainnya," sebut Meylani. Meylani juga berharap, kedepan Pramata Humas dapat membuat pondasi yang kokoh dan lingkungan yang nyaman sebagai pijakan bagi Iprahumas nantinya.

 

Dengan potensi saat ini sebagai mitra kerja bagi instansi pembina dan instansi pengguna terus kita gali. "Keberadaan Iprahumas di Jawa Timur harus juga dirasakan manfaatnya oleh seluruh instansi di mana pemangku jabatan Pranata Humas berada," tambahnya. Sementara itu Ketua Cabang PC Jatim yang dikukuhkan I Gede Alfian Septamiarsa Pranata Humas Ahli Pertama, Provinsi Jawa Timur dalam sambutannya mengatakan, Iprahumas Provinsi Jawa Timur tidak hanya terdiri dari Pranata Humas di lingkungan Pemprov Jatim, tetapi juga dari pemerintah kabupaten/kota se-Jatim dan instansi vertikal yang ada di Jatim.

 

Berdasarkan data dari Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur, jumlah pranata humas yang ada di Jawa Timur mencapai sekitar 60 orang. Gede mengatakan, selama ini kontribusi pejabat fungsional pranata humas cenderung tak terlihat, padahal secara fungsi pranata humas dapat memainkan peran yang sangat strategis di era keterbukaan informasi publik dan kemajuan teknologi informasi sekarang ini. "Apalagi di era pandemi Covid-19 ini, Pranata Humas memiliki peran yang sangat penting. Pejabat Fungsional Pranata Humas mengambil peran dalam memutus mata rantai pandemi Covid-19 di Indonesia dan daerahnya masing-masing," kata Gede. Dijelaskannya, Pranata Humas harus bisa menyosialisasikan disiplin protokol kesehatan kepada masyarakat hingga tingkat paling bawah (grassroot), memberikan informasi yang benar dan bermanfaat bagi masyarakat, menyaring informasi apakah hoaks atau bukan, dan sebagainya. "Sehingga kita bisa bersama-sama memutus mata rantai pandemi Covid-19," terang Gede.

 

Gede menambahkan, salah satu elemen peningkatan jenjang karier bagi Pranata Humas adalah Uji Kompetensi (Ukom). Di Provinsi Jawa Timur, Ukom dan Daftar Usulan Penetapan Angka Kredit (DUPAK) menjadi persyaratan kenaikan pangkat bagi Pejabat Fungsional Pranata Humas. Meskipun angka kredit tercukupi dalam Penetapan Angka Kredit (PAK), namun jika tidak ada surat keterangan lulus uji kompetensi maka Pranata Humas di daerah kami tidak bisa mendapatkan kenaikan pangkat. "Melihat hal tersebut, kami mengusulkan agar Ukom bisa diselenggarakan dengan format secara online atau daring. Mengingat masih terjadinya Pandemi Covid-19 di Indonesia, yang membuat berbagai kegiatan dibatasi jumlah pesertanya," tandasnya. Selain itu, pihaknya juga concern pada pelaksanaan inpassing.

 

Diharapkan inpassing juga segera dilaksanakan, dan bisa dilakukan dengan format daring atau online, agar Calon Pranata Humas dan teman-teman ASN yang berkecimpung di bidang kehumasan selama minimal dua tahun bisa mengikutinya dan diangkat menjadi Pranata Humas. Sebagai informasi PC Jawa Timur merupakan satu dari tiga PC yang pertama kali dikukuhkan, bersama PC Kominfo dan PC LAN atau Jakarta Wilayah 1. Menyusul ada 2 PC lagi hingga saat ini sudah ada 5 PC di Iprahumas.

Post Terkait